Friday, April 12, 2013

Teruntuk Suamiku Tercinta,

Dear my Beloved love......

Pagi ini aku sempat ngomel dan kesal padamu,hanya karena masalah spele...

mungkin kau merasa penat dengan kicauan kecerewetanku...

Maafkan aku, jika lisanku sering menambah beban dan cobaan dalam hidupmu. Sama sekali tak ada niatan dalam hatiku untuk memboroskan kata yang sia-sia, ataupun memberi celah untuk banyak bicara yang tiada berguna.
Mungkin sempat terbersit di batinmu, ”Kalau ada kontes cerewet, pasti istriku akan jadi juaranya”, dan atau karena talenta alamiku itu membuatmu terganggu.
Tapi yakinlah suamiku, menjadi cerewet bukan berarti aku adalah seorang ibu yang tidak baik, tidak pula berarti menjadi ibu yang gagal. Aku hanya bermaksud melakukan sedikit “perubahan” untuk kebaikan keluarga kita. Aku cerewet karena keadaan yang ”memaksaku” menjadi cerewet.
Aku terkadang harus ”senam mulut” karena kebandelan anak-anak atau karena niat seriusku untuk memberikan batasan demi kebaikan mereka dan engkau. Kadang aku tidak tertarik pada bahasa yang ilmiah dan logis yang biasa kau sampaikan secara detail ketika memecahkan suatu masalah. Tapi yang aku tahu hanyalah memberikan perhatian dengan bahasa apa adanya yang aku mengerti lewat perasaanku.
Aku menyadari tentang pranata jiwa yang ada dalam pola pikirmu, yang biasa mengungkapkan masalah dengan teliti dan masuk akal, sehingga kau jarang sekali menyoal masalah yang dianggap kecil dan kurang perlu. Namun suamiku, tolong pahamilah bahwa bagi kebanyakan kami para wanita, masalah kecil ataupun besar tidaklah penting, namun mengungkap masalah yang dianggap masalah itu adalah poin pentingnya. Aku ada untuk melengkapi yang tak ada dalam dirimu: perasaan, emosi, kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, dan mengurusi hal-hal sepele. Hingga ketika kau tidak mengerti hal-hal itu, akulah yang akan menyelesaikan bagiannya.

Suamiku sayang,
Dengan kecerewetanku, aku tak bermaksud suka mencari kesalahan-kesalahan terhadap segala sesuatu dan tak mau mengerti tentang banyak hal. Ini semua karena sistem jiwaku sebagai seorang wanita yang sangat peka dengan banyak hal. Kepekaan hati tentang kepentingan keluarga kita. Sebuah kepekaan hati yang memang telah dan sedang terbangun dalam jiwaku sebagai wanita.


….Cerewet ini bukan berarti aku membencimu dan keluarga kita, namun sebaliknya terkadang itu menunjukkan perhatian dan kecintaanku yang lebih….
Cerewet ini bukan berarti aku membencimu dan keluarga kita, namun sebaliknya terkadang itu menunjukkan perhatian dan kecintaanku yang lebih. Karena itu, kumohon tetaplah menjadi suami yang bijaksana dan pendengar yang baik, karena sebenarnya inti dari semua itu adalah aku ingin dipahami sebagai wanita.
 

Jika engkau dituntut konsekuen dengan tanggung jawab sebagai kepala rumah tangga, maka aku pun dituntut untuk konsekuen menjadi seorang istri yang baik dan bijaksana. Namun karena kekuranganku sebagai wanita, aku banyak mengungkapkan kata yang kurang menyenangkanmu.





Suamiku yang bijak,
Pernahkah kau mendengar
“Jika lelaki berpikir tentang perasaan wanita, itu sepersekian dari hidupnya, tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki, itu akan menyita seluruh hidupnya.”
Karena itu pula ku sampaikan permintaan maafku karena besarnya niatku untuk selalu membahagiakan Putra kecil kita, dan terutama engkau, walaupun dengan hal yang mungkin kurang enak yang bernama kecerewetan. Semoga Allah memaafkan kesalahanku dan menjadikan pribadi yang lebih baik dan mendamaikan hati dalam mendampingimu. Walau sering aku mengeluh,kadang berpura2 meringkuk di balik selimut yang hangat seolah tidak enak badan atau sekedar ingin minta di manja dengan berpergian bersama, namun di atas itu ke utuhan rumah tangga kita itu selalu do'aku  dan berharap bisa menjadi istri serta ibu yang terbaik buat putra kecil kita..............


I Love you ........... take my hand,Never let Go.........

Wednesday, April 10, 2013

Keluarga kecilku

Peluk kasih di kesunyian hati ...
Hangat cinta penuh sayang .....
Hadir bintang dalam bederang malam ....
Hilangnya sepi meninggalkan sendiri ....
Memori indah nan selalu menemani ...
Erat..terpatri di hati ...
Menuju bahagia yang hakiki ....
Dan Hanya kepada Mu Ya RoBBI kami Berserah diri .....


Berpasangan engkau telah diciptakan
Dan selamanya engkau akan berpasangan
Bergandingan tanganlah dikau
Hingga sayap-sayap panjang nan lebar lebur dalam nyala
Dalam ikatan agung menyatu kalian Saling menataplah dalam keharmonian
Dan bukanlah hanya saling menatap ke depan
Tapi bagaimana melangkah ke tujuan semula
Berpasangan engkau dalam mengurai kebersamaan
Kerana tidak ada yang benar-benar mampu hidup bersendirian
Bahkan keindahan syurga tak mampu menghapus kesepian Adam
Berpasangan engkau dalam menghimpun rahmat Tuhan Ya, bahkan bersama pula dalam menikmatinya
Kerana alam dan kurniaan Tuhan
Terlampau luas untuk dinikmati sendirian
Bersamalah engkau dalam setiap keadaan
Kerana kebahagiaan tersedia, bagi mereka yang menangis
Bagi mereka yang disakiti hatinya, bagi mereka yang mencari,
bagi mereka yang mencuba
Dan bagi mereka yang mampu memahami erti hidup bersama
Kerana mereka itulah yang menghargai pentingnya
orang-orang yang pernah hadir dalam kehidupan mereka
Bersamalah dikau sampai sayap-sayap sang maut meliputimu
Ya, bahkan bersama pula kalian dalam musim sunyi
Namun biarkan ada ruang antara kebersamaan itu
Tempat angin syurga menari-nari diantara bahtera sakinahmu
Berkasih-kasihlah, namun jangan membelenggu cinta
Biarkan cinta mengalir dalam setiap titisan darah
Bagai mata air kehidupan
Yang gemerciknya senantiasa menghidupi pantai kedua jiwa
Saling isilah minumanmu tapi jangan minum dari satu piala
Saling kongsilah rotimu tapi jangan makan dari pinggan yang sama..
Menyanyilah dan menarilah bersama dalam suka dan duka
Hanya biarkan masing-masing menghayati waktu sendirinya
Kerana dawai-dawai biola, masing-masing punya kehidupan sendiri
Walau lagu yang sama sedang menggetarkannya
Sebab itulah simfoni kehidupan
Berikan hatimu namun jangan saling menguasainya
Jika tidak, kalian hanya mencintai pantulan diri sendiri
Yang kalian temukan dalam dia
Dan lagi, hanya tangan kehidupan yang akan mampu merangkulnya
Tegaklah berjajar namun jangan terlampau dekat
Bukankah tiang-tiang candi tidak dibina terlalu rapat?
Dan pohon jati serta pohon cemara
Tidak tumbuh dalam bayangan masing-masing?
 
 

Tuesday, April 9, 2013

Tips Bayi: Stimulasi Motorik Halus Bayi

Bayi 1 bulan.
Fakta:
Refleks genggam masih nampak tetapi, menjelang akhir bulan, refleks ini berkurang dan melemah.

Stimulasi:
Baringkan bayi dalam keadaan tengkurap atau terlentang. Beri rangsang pada telapak tangannya dengan menyentuhkan kedua telunjuk Anda. Biarkan ia menggenggam dan lalu tarik kedua tangannya. Rangsang ini menguatkan jari-jemarinya.

Bayi 1 – 3 Bulan.
Fakta: 
Memasuki bulan kedua tangan masih sering mengepal, tetapi sudah lebih lentur. Di bulan ketiga jemari lebih banyak berada dalam keadaan terbuka.

Stimulasi:
Saat sedang menyusui atau dalam keadaan inaktif (tidak sedang melakukan sesuatu) Anda bisa memberi latihan dengan membuka kepalan tangannya melalui sentuhan lembut. Sambil menyanyi tentang jari, Anda bisa menyentuh jemari satu persatu lalu buka atau luruskan. Pijatan lembut pada jemari akan sangat menolong. Anda juga bisa memanfaatkan mainan lembut untuk menarik perhatiannya dan “memancingnya” bereaksi. Pilih mainan yang memiliki beragam tekstur dan mengeluarkan bunyi menarik.
 
Bayi 3 – 6 Bulan. 
Fakta: Bayi mulai menggunakan jemari untuk bereksplorasi, salah satunya dengan mengamati sekeliling dan dirinya sendiri.

Stimulasi:
- Untuk melatih jemarinya agar lebih terampil memegang, sediakan mainan yang mudah digenggam, seperti mainan gigit (biting ring) atau mainan bergemerincing (rattle) dalam berbagai bentuk menarik serta ukuran sesuai genggamannya.
- Baringkan bayi dalam posisi terlentang lalu bermainlah dengan jemarinya. Biarkan ia mempelajari, apa yang bisa dilakukan dengan jari-jemarinya.
- Sediakan mainan gantung pada boks tidur, carseat, bouncing chair atau stroller. Latihlah ia meraih dan memegang beragam tekstur bahan. Kini tersedia mainan gantung atau buku bayi yang membantu Anda melatih


Bayi 6 – 9 Bulan. 
Fakta: Bayi sudah bisa memegang benda, dan mulai memindahkan benda-benda.

Stimulasi:- Dukunglah perkembangan barunya dengan memberi kesempatan si kecil makan sendiri. Sediakan finger food seukuran genggaman anak, misalnya wortel rebus atau biskuit bayi khusus masa tumbuh gigi (teething).
- Berikan mainan yang mendukung bayi “latihan” memukul atau membanting. Misalnya, drum bayi yang biasanya mengeluarkan musik dan aneka suara.
- Beri anak latihan dengan beragam buku bayi menarik, terutama yang merangsang jemarinya untuk mulai menjepit benda tipis.
- Apabila bayi Anda nampak masih kurang aktif menggunakan jemarinya, bersabarlah. Anak tertentu berkembang lebih dulu motorik kasarnya, dibandingkan motorik halus. Beri pijatan lembut dan perbanyak benda yang aman untuk diraih dan dipegangnya.

Bayi 9 – 12 Bulan.
Fakta: Gerakan jemari bayi kini lebih halus. Bayi usia 9 - 12 bulan, gemar menumpuk-numpuk benda, seperti bantal, balok dan lainnya. Di sekitar usia 10 bulan, sebagian besar bayi masuk ke sebuah fase baru perkembangan motorik halus. Ia sudah bisa menjepit dengan jemari, benda yang kecil dan tipis. Demikian pula menekan-nekan tombol pada telepon mainan. Kekuatan jemarinya pun semakin berkembang.



Stimulasi:
- Dukunglah perkembangan dengan kesempatan yang lebih luas saat makan. Apabila sebelumnya ia hanya mampu menggenggam biskuit dengan seluruh jarinya, ajaklah bayi  makan biskuit tipis, roti atau kismis sendiri. Biarkan ia melatih gerakan koordinasi jemari dengan tangannya.
- Perlihatkan cara mengambil mainan dari dalam toples atau boks mainan. Lalu beri ia kesempatan mengulang-ulang kegiatan ini sendiri sampai ia mahir.
- Latihan mengambil dan menyusun balok juga membantu bayi mengembangkan keterampilan motorik halus.
- Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan latihan jemari bayi, cermati keamanan mainan dan makanan. Jauhkan bayi dari benda yang terlalu kecil tanpa pengawasan. Senantiasa berikan makanan dan mainan yang memang diperuntukkan sesuai usia anak.

Resep Bubur bayi saring untuk Usia 6 Bulan ke Atas

Menurut rekomendasi WHO, sejak bayi baru lahir sampai usia 6 bulan berhak untuk mendapatkan ASI eksklusif dari ibunya. rekomendasi ini berdasarkan atas kondisi alat pencernaan bayi - 6 bulan yang belum terlalu kuat untuk mencerna aneka makanan selain ASI. Baru setelah 6 bulan bayi bisa diberikan makanan pendamping ASI atau yang biasa disebut MPASI. Jenis MPASI sendiri harus diberikan secara bertahap kepada bayi karena bayi masih dalam tahap belajar mencerna makanan sehingga harus diberikan makanan dengan tekstur yang lunak.

Nasi tim termasuk salah satu jenis makanan pendamping Asi yang direkomendasikan untuk bayi usia 7 - 9 bulan. Berikut ini akan dijelaskan cara membuat aneka nasi tim untuk bayi usia 7 - 9 bulan. Karena ini sifatnya hanya pendamping Asi, maka para ibu tetap disarankan untuk memberikan Asi walaupun Asi sudah bukan lagi menjadi asupana makanan utama bagi para bayi usia 7 - 9 bulan.
 
 


NASI TIM SARING BAYAM MERAH


Bahan:
  • 2 sdm beras merah
  • 200 ml santan
  • 450 ml kaldu sapi
  • 25 gr daging sapi giling
  • 25 gr daun bawang merah, iris kasar
  • 25 gr tomat, potong kecil-kecil
  • 1 butir kuning telur


Cara membuat nasi tim saring bayam merah:
  1. Rebus beras dan daging sapi giling ke dalam air kaldu sapi sampai lunak dan menjadi bubur
  2. Masukkan bahan - bahan yang lain dan masak sampai matang
  3. Angkat dari atas api dan dinginkan
  4. Haluskan nasi tim yang sudah dingin dengan menggunakan blender atau saringan kawat
  5. Nasi tim bayam merah siap dikonsumsi bayi kita
 



NASI TIM SARING PISANG KEPOK


Bahan:
  • 2 buah pisang kepok matang, rebus sampai matang dan lunak. Kemudian haluskan
  • 50 gr daging ayam giling
  • 400 ml air kaldu yang dibuat dari ceker ayam
  • 50 gr wortel, parut halus
  • 100 ml asi


Cara membuat nasi tim saring pisang kepok:
  1. Rebus daging ayam giling kedalam air kaldu sampai matang
  2. Masukkan wortel, pisang, dan Asi. Masak selama 3 menit
  3. Angkat dari atas api dan dinginkan
  4. Haluskan nasi tim yang sudah dingin dengan menggunakan blender atau saringan kawat
  5. Nasi tim bayam merah siap dikonsumsi bayi kita




NASI TIM SARING AYAM SAYURAN


Bahan:
  • 650 ml air
  • 20 gr beras
  • 25 gr daging ayam giling
  • 30 gr tahu, potong kecil - kecil
  • 25 gr wortel serut
  • 30 gr tomat potong kecil - kecil
  • 1 sdt minyak zaitun


Cara membuat nasi tim ayam sayuran:
  1. Masukkan daging ayam, beras dan tahu ke dalam air. Aduk terus sampai kental dan menjadi bubur
  2. Masukkan wortel dan tomat ke dalam bubur. Aduk sampai matang dan kental
  3. Masukkan minyak zaitun, aduk sampai rata
  4. Dinginkan dan haluskan dengan blender / saringan kawat





 

Tuesday, April 2, 2013

Mari Mengenal Lebih jauh Ilmu Komunikasi serta bagaimana mengaplikasikannya

"Sebagai Lulusan Jurusan Ilmu Komunikasi dengan konsentrasi Public Relations atau Humas dari salah satu Universitas Negri di Riau,tepatnya di UIN Sultan Syarif Qasim Pekan Baru,saya ingin sekali barbagi dengan anda semua tentang apa yang telah saya dapatkan di waktu menempuh pendidikan ini, juga sebagai luahan kecintaan saya pada ilmu ini.......
Semoga bisa selalu saya amalkan,sesuai dengan pekerjaan saya dan juga bisa jadi sarana Referensi bagi yang ingin mengambil jurusan kuliah...."

Kita mulai saja ya...............

Fungsi Dan Tujuan Komunikasi
Fungsi komunikasi menurut Harol D. Lasswell adalah sebagai berikut :
The surveillance of the environment, fungsi komunikasi adalah untuk mengumpulkan dan menyebarkan informasi mengenai kejadian dalam suatu lingkungan (kalau dalam media massa hal ini sebagai penggarapan berita).
The correlation of correlation of the parts of society in responding to the environment, dalam hal ini fungsi komunikasi mencakup interpretasi terhadap informasi mengenai lingkungan (disini dapat diidentifikasi sebagai tajuk rencana atau propaganda).

The transmission of the social heritage from one generation to the next, dalam hal ini transmission of culture difocuskan kepada kegiatan mengkomunikasikan informasi, nilai-nilai, dan norma sosial dari suatu generasi ke generasi lain.
Onong Uchjana Effendi dalam buku Dimensi-dimensi Komunikasi mempunyai pendapat sebagai berikut:

1. Memberikan informasi (Public Information) kepada masyarakat. Karena perilaku menerima informasi merupakan perilaku alamiah masyarakat. Dengan menerima informasi yang benar masyarakat akan merasa aman tentram. Informasi akurat diperlukan oleh beberapa bagian masyarakat untuk bahan dalam pembuatan keputusan. Informasi dapat dikaji secara mendalam sehingga melahirkan teori baru dengan demikian akan menambah perkembangan ilmu pengetahuan. Informasi disampaikan pada masyarakat melalui berbagai tatanan komunikasi, tetapi yang lebih banyak melalui kegiatan mass communication .
2. Mendidik masyarakat (Publik Education). Kegiatan komunikasi pada masyarakat dengan memberiakan berbagai informasi tidak lain agar masyarakat menjadi lebih baik, lebih maju, lebih berkembang kebudayaannya. Kegiatan mendidik masyarakat dalam arti luas adalah memberikan berbagai informasi yang dapat menambah kemajuan masyarakat dengan tatanan komunikasi massa. Sedangkan kegiatan mendidik masyarakat dalam arti sempit adalah memberikan berbagai informasi dan juga berbagai ilmu pengetahuan melalui berbagai tatanan komunikasi kelompok pada pertemuan-pertemuan, kelas-kelas, dan sebagainya. Tetapi kegiatan mendidik masyarakat yang paling efektif adalah melalui kegiatan Komunikasi Interpersonal antara penyuluh dengan anggota masyarakat, antara guru dengan murid, antara pimpinan dengan bawahan, dan antara orang tua dengan anak-anaknya.
3. Mempengaruhi masyarakat (Publik Persuasion). Kegiatan memberikan berbagai informasi pada masyarakat juga dapat dijadikan sarana untuk mempengaruhi masyarakat tersebut ke arah perubahan sikap dan perilaku yang diharapkan. Misalnya mempengaruhi masyarakat untuk mendukung suatu pilihan dalam pemilu dapat dilakukan melalui komunikasi massa dalam bentuk kampanye, propaganda, selebaran-selebaran, spanduk dan sebagainya. Tetapi berdasarkan beberapa penelitian kegiatan mempengaruhi masyarakat akan lebih efektif dilakukan melalui Komunikasi Interpersonal.
4. Menghibur masyarakat(Publik Entertainment). Perilaku masyarakat menerima informasi selain untuk memenuhi rasa aman juga menjadi sarana hiburan masyarakat. Apalagi pada masa sekarang ini banyak penyajian informasi melalui sarana seni hiburan.

Selanjutnya tujuan dari komunikasi adalah seperti yang dikemukakan oleh Dan B. Curtis dalam buku Komunikasi Bisnis Profesional sebagai berikut :
Memberikan informasi, kepada para klien, kolega, bawahan dan penyelia (supervisor)
Diberi informasi, karena perilaku diberi informasi merupakan bentuk interaksi komunikasi. Orang atau masyarakat cenderung merasa lebih baik diberi informasi yang diperlukannya atau yang akan diberi jalan masuk menuju informasi tersebut yang merupakan bagian dari keadaan percaya dan rasa aman.
Menolong orang lain, memberikan nasihat kepada orang lain, ataupun berusaha memotivasi orang lain dalam mencapai tujuan.
Menyelesaikan masalah dan membuat keputusan, karena semakin tinggi kedudukan/status seseorang maka semakin penting meminta orang lain untuk keahlian teknis sehingga dalam menyelesaikan masalah/membuat keputusan tersebut harus ada komunikasi untuk meminta data sebagai bahan pertimbangan.


 

Mengevaluasi perilaku secara efektif, yaitu suatu penilaian untuk mengetahui hal-hal yang akan mereka lakukan setelah menerima massege. (1992 : 9)
Sementara itu menurut Onong Uchjana Effendi dalam buku Dimensi – dimensi Komunikasi tujuan komunikasi adalah sebagai berikut :

1. Perubahan Sosial dan partisipasi sosial. Memberikan berbagai informasi pada masyarakat tujuan akhirnya supaya masyarakat mau mendukung dan ikut serta terhadap tujuan informasi itu disampaikan. Misalnya supaya masyarakat ikut serta dalam pilihan suara pada pemilu atau ikut serta dalam berperilaku sehat, dan sebagainya.
2. Perubahan Sikap. Kegiatan memberikan berbagai informasi pada masyarakat dengan tujuan supaya masyarakat akan berubah sikapnya. Misalnya kegiatan memberikan informasi mengenai hidup sehat tujuannya adalah supaya masyarakat mengikuti pola hidup sehat dan sikap masyarakat akan positif terhadap pola hidup sehat.
3. Perubahan pendapat. Memberikan berbagai informasi pada masyarakat tujuan akhirnya supaya masyarakat mau berubah pendapat dan persepsinya terhadap tujuan informasi itu disampaikan, misalnya dalam informasi mengenai pemilu. Terutama informasi mengenai kebijakan pemerinatah yang biasanya selalu mendapat tantangan dari masyarakat maka harus disertai penyampaian informasi yang lengkap supaya pendapat masyarakat dapat terbentuk untuk mendukung kebijakan tersebut.
4. Perubahan perilaku. Kegiatan memberikan berbagai informasi pada masyarakat dengan tujuan supaya masyarakat akan berubah perilakunya. Misalnya kegiatan memberikan informasi mengenai hidup sehat tujuannya adalah supaya masyarakat mengikuti pola hidup sehat dan perilaku masyarakat akan positif terhadap pola hidup sehat atau mengikuti perilaku hidup sehat.


InsyaAllah kita bisa mengurangi rasa grogi di depan umum...Minimal ilmu ini bisa kita aplikasikan buat kehidupan sehari-hari. Mana tahu saja suatu saat kita jadi pejabat,Diplomat,Mentri bahkan menjadi tokoh masyarakat tentu tidak akan canggung bila berhadapan di muka umum...


 Itu sekilas dari fungsi Ilmu Komunikasi,InsyaAllah akan menyusul artikel lainnya mengenai Public Relations,Jurnalistik dan Broadchasting yang kesemuanya terangkum di induknya Ilmu Komunikasi.............



Wednesday, January 30, 2013

Untuk Putraku Sayang........





Putraku sayang....
saat ini mungkin kau belum bisa memahami arti dari kehidupan,yang kau butuhkan hanya kasih sayang,Susu dan Popok yang tak pernah lepas dari hari-harimu...
Jangan lupakan bahwa KAMU adalah pemenang satu dari Jutaan sel yang berlomba untuk menjadi anak dari Mama dan Papa...
Suatu hari nanti kau akan tumbuh besar,tak lagi bergantung pada kedua orang tuamu,mungkin hanya do'a menjadi bekal hidupmu serta seluruh jiwa raga kami pertaruhkan untukmu,untuk kebahagiaanmu...
Saat kau terbangun dimalam hari,mungkin Mama tidak bisa menemanimu tapi bukan berarti mama melupakanmu,mengabaikanmu,saat ini kau sangat dekat dengan nenek mu,
maafkan mama...belum bisa dianggap ibu yang baik,Ibu yang masih ego dan bahkan tempramental...
Putraku sayang...
Mama ingin sekali memiliki waktu penuh untuk mu,untuk memantau perkembanganmu,tapi kami selaku orang tuamu sedang mengisi pundi-pundi masa depan untukmu...
Mama tidak tahu,akankah dilain waktu mama masih mampu memberimu adik perempuan yang lucu...karena suatu alasan yang sampai detik ini tak bisa mama jawab...


Putraku Sayang...


Dengarlah ini, nak….
Mungkin Papa & Mama tak bisa memberikanmu harta
Tak juga bisa memberikanmu tahta
Papa & Mamamu hanya bisa memberikanmu pesan-pesan
Untuk bisa kau jadikan bekal di dalam hidupmu kelak
Agar kau bisa menjadi manusia tegar dan kuat
Dalam menjalani hidupmu
Lebih tegar dan kuat dari Papa & Mamamu
Tapi tetap peganglah martabat dan nama baik keluarga
“Jadilah pejuang, jangan jadi pengecut….”
Karena dunia sudah cukup penuh sesak dengan pengecut kehidupan
“Jadilah pemaaf dan pengampun, jangan jadi orang bodoh….”
Karena samudera maaf kini sudah mulai dangkal dikikis oleh pengkhianatan
“Jadilah seorang yang menghargai waktu, jangan jadi pengobral janji….”
Karena dunia berputar begitu cepat dan waktu tak dapat berulang kembali
Jikalau engkau sudah merasakan hawa duniawi kelak,
Tetaplah berjaga-jaga senantiasa
Karena apa yang kau lihat dan rasakan kelak
Hanyalah semu belaka
Tetaplah menjadi manusia kuat, tapi jangan sampai jadi manusia angkuh
Tetaplah menjadi manusia sabar, tapi jangan mau dibodohi oleh kehidupan di sekelilingmu
Tetaplah menjadi manusia ikhlas, tapi tetap punya martabat dan harga diri
Tetaplah pasrah pada kehendak Tuhan, tapi tetap terus berjuang demi hidupmu
Papa & Mama akan terus menjaga dan mendoakan yang terbaik buatmu, anakku
Dirimulah yang akan mengubur kisah masa lalu orang tuamu dan menanaminya dengan benih kebajikan
Dirimulah yang akan menghantar doa-doa Mama Papa mu dalam rupa kebahagiaan
Karena kelak engkau akan menjadi pendoa bagi Papa Mamamu….
Karena hanya padamu lah harapan dan cita-cita kami digantungkan
Semoga….
Amin.....

Tuesday, January 29, 2013

Hal-Hal yang Harus di Hindari Agar bisa menjadi Istri yang Solehah


 1. Al -Anaanah: banyak keluh kesah. Yg selalu merasa tak cukup, apa yg diberi semua tak cukup. diberi rumah tak cukup, diberi motor tak cukup, diberi mobil tak cukup, dll. Tak redha dg pembelaan dan aturan yg diberi suami. Asyik ingin memenuhi kehendak nafsu dia saja, tanpa memperhatikan perasaan suami, tak hormat kepada suami apalagi berterima kasih pada suami. Bukannya hendak menolong suami, apa yg suami beri pun tak pernah puas. Ada saja yg tak cukup.

2. Al-Manaanah: suka mengungkit. Kalau suami melakukan hal yg dia tak berkenan maka diungkitlah segala hal tentang suaminya itu. sangat senang hendak membicarakan suami: tak ingat budi, tak bertanggungjawab, tak sayang dan macam-macam. Padahal suami sudah memberi perlindungan macam2 padanya.

3. Al -Hunaanah:
ingin pada suami yg lain atau berkenan kpd lelaki yg lain. sangat suka membanding-bandingkan suaminya dg suami/lelaki lain. Tak redha dg suami yg ada.


4. Al- Hudaaqah: suka memaksa. Bila hendak sesuatu maka dipaksa suaminya melakukan. Pagi, petang malam asyik menekan dan memaksa suami. Adakalanya dg berbagai ancaman: ingin lari, ingin bunuh diri, ingin membuat malu suami, dll. Suami dibuat seperti budaknya, bukan sebagai pemimpinnya. Yg dipentingkan adalah kehendak dan kepentingan dia saja.

5. Al -Hulaaqah:
sibuk bersolek atau tidur atau santai2 dll hingga lalai dg ibadah-ibadah asas, seperti solat berjemaah, wirid zikir, mengurus rumah-tangga, berkasih sayang dg anak2, dll.

6. As-Salaaqah:
banyak berbicara, menggosip. Siang malam, pagi petang asik menggosip terus. Apa saja yg suami kerjakan selalu tidak benar dimatanya. Zaman sekarang ni bergosip bukan saja berbicara di depan suami, tapi dg telfon, SMS, internet, BBM dan macam2 cara yang lain . Yg jelas isteri tu asyik menyusahkan suami dg kata2nya yg menyakitkan.

Semoga Tulisan ini bermanfaat bagi saya dan anda-anda semua yang ingin menjadi bidadari surga dengan menjadi istri solehah,penyejuk hati dan mata para suami...

Bagaimana,sudahkah anda siap????